Posts Tagged Kuliah

Perjalanan Panjang Tugas Akhirku

skripsi

Sedikit sharing saja tentang perjalanan mata kuliah tugas akhir S1 Ilkom UGM yang
pernah aku jalanin. File pdf yang formatnya lebih bagus ada di sini. Semoga bisa diambil hikmahnya, oke let’s story begin …..

Agustus 2009 :
Mata kuliah TA ini diambil ketika semester 7. Proses pendaftaran berjalan seperti biasa
dengan mendaftar di sekretariat dan di web. Pada waktu ndaftar, sudah disuruh
menentukan siapa dosen pembimbing yang diinginkan.

Point 1 : belum tentu dosen pembimbing yang dipilih ketika mendaftar akan benar-
benar menjadi dosen pembimbing anda, so bersiaplah untuk mendapat hal
terburuk ketika anda mendapatkan dosen yang tidak anda inginkan :p

Waktu pengumuman dosbing dan waktu pendaftaran kayaknya sekitar 1 mingguan, jadi
nikmati hidup anda selama seminggu ini. 1 mingguan berselang, daftar dosen
pembimbing akan ditempel di papan pengumuman oleh bapak sekretariat kita, siapa lagi
klo bukan pak Jumari. Minta kartu bimbingan warna merah sama pak Jum.

Point 2 : setelah tahu siapa dosbing anda, langsung burulah orang itu di manapun
ia berada, karena ia akan menjadi orang yg paling berpengaruh selama pengerjaan
TA. Ketika sudah tertangkap, jangan sungkan untuk bertanya dan minta pendapat
tentang topik TA yang akan dikerjakan. Akan lebih baik jika anda sudah
mempunyai topik TA ketika menemui makhluk yang satu ini, walaupun masih
coret2an. Dan satu hal lagi, jangan lupa mengisi kartu bimbingan anda.

Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark

Tags: , , ,

Penyelesaian PD non-homogen, ternyata rumit juga

Pagi ini kuliah dimulai dengan datangnya bu Anny ke kelas membahas cara menyelesaikan PD-nonhomogen untuk keadaan yang lebih umum. Padahal materi kemarin saja belum begitu donk, eh sudah ditambahi materi lain, aduh… tapi tetep semangat walaupun ngantuk banget… Dimulai dengan reduksi order, sebagai contoh terdapat y” + py’ +qy = R, menurut bu Anny caranya cari dulu yc-nya, lalu pilih salah satu komponennya, misal y = yi. Lalu substitusi dengan y = v.yi, cari turunannya sampai yang diinginkan. Lalu substitusikan ke persamaan awal, cari faktor pengintegrasi. Nah langkah terakhirnya mengganti variabel y. Nah langkah terakhirnya mengganti variabel y dengan hasil yang didapat, selesai deh… Tapi pasti pada bingung, ya tho… lha wong cuman cerita aja, gak dibuktiin. Tapi garis besarnya seperti itu, cuman perhitungannya aja yang lumayan rumit.  Ternyata kata bu Anny ada cara lain, dengan variasi parameter. Caranya, cari yc dari persamaan yang diketahui, kemudian misalkan y sama dengan yc tadi, cuman konstantanya diganti A, B, dst. Lalu cari turunannya. Nha ini yang membuat aq bingung, kata bu Anny set perhitungan yang konstantanya mengandung turunan dengan nilai 0, wah wah angka ajaib, darimana datangnya ya.. katanya sih biar nantinya lebih sederhana gitu… Kemudian cari turunan dari yang diset nol tadi sampai order yang dibutuhkan, substitusi ke persamaan awal. Eliminasi yang diset nol tadi dengan hasil substitusi di atas.

Nah akhir penyelesaian umumnya seperti biasa, y= yp + yc. namun di sini ada yang menarik, ada suatu proses yang dinamakan “melebur”, marai ngguyu aja… itu tu proses seperti misal c2 sin x – sin x = c3 sin x, tau nggak darimana??? hayo, cari sendiri mengapa bisa begitu, nek iso ampuh…. Sampai detik ini suasana kelas sudah gelisah, karena jam sudah menunjukkan setengah 9, yang artinya kurang 30 menit lagi. Tapi dengan semangat 45 bu Anny meneruskan menjelaskan Sistem Persamaan Diferensial Linear yang di dalamnya ada proses eliminasi yang puanjang banget, yah akhirnya cuman takdengerin aja, masuk kepala nggak ya.. ah gak tau lah… Kesimpulannya ternyata sekarang makin banyak aja cara menyelesaikan suatu soal, jadi bingung pilih yang mana… semakin kompleks juga, karena dalam satu penyelesaian dapat mengandung cara penyelesaian lainnya, wah wah… btw ada yang bisa bantu ????

  • Share/Bookmark

Tags: , ,

Hari Sabtu yang panjang dan melelahkan bersama STARCo FMIPa UGM

1 Desember 2007 Sabtu pagi, ku mulai hari dengan bangun pagi, walau sebenarnya masih ngantuk sekali karena malamnya ngerjain proyek buat website OMAhTI… Yah, mau bagaimana lagi, lha hari ini ada kuliah pengganti. Hayo apa coba kalo ngerti ??? Kewarganegaraan tu, bikin semangat jadi mati.. Yah, dari pada di rumah juga nganggur lebih ikut kuliah aja kali, biar hidup lebih berarti…

Btw koq paragraf di atas kayak pantun aja, akhirannya i semua, tapi gak papalah, biar keren dikit. Nglanjutin ceritanya, sebenarnya kemarin Jumat aku dapet undangan Rihlah dari suatu organisasi yang hampir membuatku sekarat, apa lagi kalo bukan StarCO-nya KMFM.. Isinyatu aku diajak ikut rihlah ke desa wisata di daerah Turi, Sleman. Aku sempat kepikiran, mau ikut apa nggak ya… masalahnya proyek website OmahTI juga belum kelar, PR juga masih banyak banget. Tapi kalo dipikir2 lagi, penting juga sih buat rekreasi, cari udara segar, jalan-jalan. Kalo mo tahu, aq lama banget gak pernah maen2 keluar, kerjaan tiap hari cuma komputer melulu… Terus sempat melintas dipikiranku, kalo inget kata Turi koq jadi inget ama someone yang pernah aq jadiin misterius people, tak tahu napa aq jadi tertarik ma dia, orang kenal aja nggak lho padahal…. Yah mungkin karena terpengaruh temanku waktu SMA dulu. Terus aq jadi pengen tau, di mana sih rumahnya, gimana jalannya kalo pergi ke sekolah dulu,masalahnya kata orang2 jauh bgt, tapi koq berani gitu lho… Dan singkat cerita, jadi deh aq ikut rihlah-nya StarCO.

Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark

Tags: , ,

Tanda Tangan Digital

Tanda tangan digital adalah satu tandatangan elektronik yang dapat digunakan untuk membuktikan keaslian identitas pengirim dari suatu pesan atau penandatangan dari suatu dokumen, dan untuk memastikan isi yang asli dari pesan atau dokumen itu sudah dikirim tanpa perubahan. Tanda tangan digital dengan mudah dapat dipindahkan, tidak bisa ditiru oleh orang lain, dan dapat secara otomatis dilakukan time-stamp. Kemampuan itu untuk memastikan bahwa pesan asli yang tiba di pengirim tidak bisa dengan mudah diganti. Suatu tanda tangan digital dapat digunakan di segala macam pesan, apakah itu terenkripsi atau tidak, sehingga penerima dapat memastikan identitas pengirim itu dan pesan tiba secara utuh. Suatu sertifikat digital berisi tanda tangan digital dari sertifikat yang mengeluarkan otoritas sehingga siapapun dapat memverifikasi bahwa sertifikat itu adalah nyata.

Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark

Tags: , ,

Sejarah DES (Data Encryption Standard)

Pada sekitar akhir tahun 1960, IBM melakukan riset pada bidang kriptografi yang pada akhirnya disebut Lucifer.Lucifer dijual pada tahun 1971 pada sebuah perusahaan di london.Lucifer merupakan algoritma berjenis Block Cipher yang artinya bahwa input maupun output dari algoritma tersebut merupakan 1 blok yang terdiri dari banyak bit seperti 64 bit atau 128 bit.Lucifer beroperasi pada blok input 64 bit dan menggunakan key sepanjang 128 bit. Lama kelamaan Lucifer semakin dikembangkan agar bisa lebih kebal terhadap serangan analisis cypher tetapi panjang kuncinya dikurangi menjadi 56 bit dengan maksud supaya dapat masuk pada satu chip. Di tempat yang lain, biro standar amerika sedang mencari-cari sebuah algoritma enkripsi untuk dijadikan sebagai standar nasional.IBM mencoba mendaftarkan algoritmanya dan di tahun 1977 algoritma tersebut dijadikan sebagai DES (Data Encryption Standard). Ternyata timbul masalah setelah DES resmi dijadikan algoritma standar nasional.Masalah pertama adalah panjang kunci DES yang hanya 56-bit sehingga amat sangat rawan dan riskan serta berbahaya , terhadap brute-force attack. Masalah kedua adalah struktur DES pada bagian substitution-box (S-box) yang diubah menurut saran dari NSA. Desain substitution-box dirahasiakan oleh NSA sehingga kita tidak mengetahui kemungkinan adanya kelemahan-kelemahan pada DES yang sengaja disembunyikan oleh NSA. Dan juga muncul kecurigaan bahwa NSA mampu membongkar cypher tanpa harus memiliki key-nya karena menurut para “pakar” kriptografi, DES sudah didesain secara cermat sehingga kalau S-box ini diubah secara acak maka sangat mungkin DES justru lebih mudah “dijebol” meskipun DES cukup kebal terhadap serangan differential cryptanalysis maupun linier cryptanalysis. Seperti kata peribahasa “Karena susu setitik rusak iman sebelanga” ,.Di dunia ini tak ada ciptaan manusia yang sempurna.

Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark

Tags: , ,