Posts Tagged ikhwan

Lillah vs Lil’akh’, siapa yang menang

surat

Lagi – lagi dalam sebuah blog walking, tapi kalo yang ini kayaknya Facebook walking, aku dapet artikel yang menarik, tapi sayangnya lupa dari profilnya siapa. Bagaimana jadinya jika seorang akhwat mengirim sebuah surat cinta kepada seorang ikhwan, hehehe…berikut isi surat tersebut :

————————————————————————————————————-

Akhi, rasanya aku telah menemukan kekasih yg jauh lbh baik dr dirimu. Yang tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur. yang siap terus menerus memperhatikan dan mengurusku. yang selalu bersedia berduaan disepertiga terakhir malam. yang siap memberi apapun yang ku pinta. Ia yang bertahta, berkuasa, dan memiliki segalanya.

Maaf Akhi, tp menurutku kau bukan apa2 dibanding Dia. kau sangat lemah, kecil, dan kerdil dihadapanNYA. Ia berbuat apa saja sekehendakNYA kepadamu. dan akhi, aku khawatir apa yg telah kita lakukan selama ini membuatNYA cemburu. aku takut, hubungan kita selama ini membuatNYA murka. padahal Ia, maha kuat, maha gagah, maha perkasa, dan maha keras siksaNYA.

Akhi, blm trlambat untk bertaubat. apa yg telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNYA. Ia bs marah, akhi. marah tentang saling pandang yg pernah kita lakukan, marah krn setitik sentuhan kulit kita yg belum halal itu, marah karena suatu ketika suatu ketika aku hrs membonceng motormu, marah karena pernah ketetapanNYA kuadukan padamu atau ttg lamunanku yg selalu membayangkan wajahmu. Ia bisa marah. tp sekali lg semua belum terlambat. kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau memaafkan dan mengampuni. akhi, Ia maha pengampun, maha pemberi maaf, maha menerima taubat, maha penyayang, maha bijaksana.

Akhi, jangan marah yah. aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNYA, tidak pada selainNYA. tapi tak cuma aku akhi. kaupun bisa mjd kekasihNYA., kekasih yg amat dicintai dan dimuliakan. Insyaallah Dia punya rencana yg indah untuk masa depan kita masing2. kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal2 yang dibenciNYA, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita sholihah. ya, wanita sholihah yg pasti jauh lbh baik dr aku saat ini. ia yg akan membantumu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yg suci. inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakan aku, akhi,..

akhi, aku akan segera menghapusmu dr memori masa lalu yg salah arah ini. tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara dijalan Allah. itulah ikatan terbaik,.. tak mustahil itulah yg akan mempertemukan kita dgn Rasulullah ditelaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dgn air yg lebih manis dr madu, lebih lembut dr susu, dan lebih sejuk dr krim beku,..

Maaf akhi,.. tak baik rasanya aku menulis surat ini. aku takut ini merusak hati. goresan pena terakhirku disurat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insyaallah.

————————————————————————————————————-

Benar juga kalo di rasa yah, kita memang makhluk yang lemah dan tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan pencipta kita. Namun sering kali kita menaruh rasa cinta yang lebih besar kepada makhluk-Nya daripada kepada-Nya sendiri. Yuk, bagi yang merasa, segera kirimkan surat cinta kepada mereka :)

  • Share/Bookmark

Tags: ,

Klo akhwat yang sebenernya gimana tuh

akhwat

Posting yang satu ini berhubungan dengan postingku sebelumnya. Kalo sebelumnya mbicarain tentang ikhwan, aku jadi pernasaran kalo yang versi akhwat ada gak ya ??? eh gak sengaja nemu juga di forum ini. Artikel ini orang yang membuat kayaknya sama, dilihat dari penulisannya. Ini saya kutipkan langsung dari sumbernya :

—————————————————————————————————

Seorang gadis kecil bertanya pada ayahnya, “Abi ceritakan padaku tentang Akhwat sejati?”.
Sang ayah pun menoleh sambil kemudian tersenyum:
Anakku …

Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya

Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya

Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikan itu

Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara
Sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah putrinya

“ Lantas apa lagi Abi? ”, sahut putrinya

Ketahuilah putriku …

Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya

Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda

Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur
Dan ingatlah …
Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

Setelah itu sang anak kembali bertanya, “Siapakah yang dapat menjadi kriteria seperti itu, Abi?”

Sang ayah memberikannya sebuah buku dan berkata,”Pelajarilah mereka!” Sang anak pun mengambil buku itu dan terlihatlah sebuah tulisan “Istri Rosulullah”

—————————————————————————————————

…………… subhanallah, jadi demikian itu ya yang dinamakan akhwat sejati. Hmmm…apa benar ada ya yang sesempurna itu. Ah gak usah dipikir, yang terpenting untuk sekarang kita sebagai ikhwan adalah berusaha untuk menjadi ikhwan yang sejati kayak di postinganku sebelumnya, agar kelak besok bisa dapet akhwat yang sejati, betul gak ???? :D

  • Share/Bookmark

Tags: , , ,

Gimana sih ikhwan yang sebenarnya

ikhwan

Iseng-iseng, aku browsing di internet. Tujuannya sih pengen ngerti gimana sih sifat seorang ikhwan yang sebenarnya. Kemudian sampailah perjalanan blog walking saya di http://bahariankemal.multiply.com. Di situ ada artikel yang judulnya ikhwan sejati.  Berikut saya cuplik isinya :

—————————————————————————————————–

Seorang remaja pria bertanya pada ibunya ; Ibu ceritakan padaku tentang ikhwan sejati…

Sang ibu tersenyum dan menjawab… Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayang nya pada orang disekitarnya…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat disekitarnya, tetapi dari sikap persahabatan nya pada generasi muda bangsa…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari keras nya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja, tetapi komitmen nya terhadap akhwat yang dicintainya…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika liku kehidupan…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al-Qur’an, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca…

…setelah itu, ia kembali bertanya…
“…siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu, ibu?…”

Sang ibu memberinya buku dan berkata… Pelajari tentang dia… Ia pun mengambil buku itu MUHAMMAD, judul buku yang tertulis di buku itu.

—————————————————————————————————–

Hmmm, setelah baca artikel ini, jadi sedikit tahu tentang bagaimana menjadi ikhwan yang baik. Mungkin masih sulit untuk diwujudkan, namun jika usaha pasti bisa. Man jadda wa jadda, barang siapa yang bersungguh sungguh pasti akan berhasil.

  • Share/Bookmark

Tags: , ,

Jadi Ikhwan jangan cengeng

Artikel ini aku dapatkan dari sini, coba deh baca… Apakah anda termasuk ikhwan yang cengeng juga ?? hehehe, ngejlebb…mari kita buktikan ………..

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikasih amanah pura-pura batuk..
Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk..
Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk..
Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut..
Afwan ane ngurus anu ngurus itu jadinya suntuk..
Terus dakwah gimana? digebuk?

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikit-dikit dengerin lagunya edcoustic..
udah gitu yang nantikanku di batas waktu, bikin nyelekit..
Ke-GR-an tuh kalo ente melilit..
Kesehariannya malah jadi genit..
Jauh dari kaca jadi hal yang sulit..
Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt.. .

Jadi Ikhwan jangan cengeng…
Dikit-dikit SMSan sama akhwat pake Paketan SMS biar murah..
Rencana awal cuma kirim Tausyiah..
Lama-lama nanya kabar ruhiyah.. sampe kabar orang rumah..
Terselip mikir rencana walimah?
Tapi nggak berani karena terlalu wah!
Akhirnya hubungan tanpa status aja dah!

Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark

Tags: ,