Salah satu fasilitas yang disediakan oleh OS Windows adalah defragmenting. Disk defragmenter sendiri berfungsi untuk meminimalkan hingga menghapus fragmentasi file di disk dengan cara menata ulang penempatan file di disk agar akses dari file tersebut menjadi lebih cepat. Setelah kita melakukan defragmenting ke disk, maka aksesnya akan bertambah cepat karena penempatan file yang sudah kembali dimampatkan (compacting) akan mempermudah pemrosesan file. Selain itu susunan file kembali menjadi lebih tertata, terutama setelah kita melakukan penghapusan atau pengeditan data pada file di hard disk.

Nah, berikut akan saya utarakan sedikit kapan dan bagaimana cara melakukan defragmenting di disk yang tepat : 1.Untuk melakukan defrag, masuk ke start, accessories, system tools, lalu pilih disk defragmenting. Di situ akan tertampil disk-disk partisi pada komputer kamu. Sebelum melakukan defrag, lebih afdol jika dilakukan analisa terlebih dahulu pada disk untuk menentukan apakah sudah waktunya untuk di defrag atau belum. Caranya dengan mengklik analyze pada tombol bawah. Jika setelah proses analyze windows mengatakan you do not need to defrag…, maka belum waktunya untuk mendefrag. Jika keluar peringatan you should defrag……., nah ini waktu yang sangat tepat untuk mendefrag komputer. Jika keluar you must need…, wah ini sudah parah choi… perlu pertolongan pertama karena susunan file di disk-mu sudah kacau balau, langsung klik defragment tanpa menunggu tahun depan. 2.Selain dengan cara di atas, waktu yang tepat untuk mendefrag komputer dapat dilihat dengan aktifitas terakhir yang kita lakukan. Sebagai contoh kita habis mendelete besar-besaran sebagian materi kuliah semester lalu karena sudah takterpakai. Atau kita sering memainkan game-game berat yang kapasitasnya ber-giga2. Kedua hal ini akan menyebabkan susunan file di hard disk menjadi kacau dan akan memperlambat akses file.

3.Pada waktu melakukan proses defrag, sebaiknya kita menutup semua aplikasi dan hanya menjalankan aplikasi defrag. Khan sama saja jika kita menyusun ulang file-file tetapi ketika proses penyusunannya kita acak-acak kembali dengan menjalankan program, hal ini akan sia-sia. 4.Mengingat proses defrag ini menelan waktu yang cukup lama ( pernah saya sampai setengah hari walau pake XP ), maka untuk menyiasati kebutuhan listrik yang akan membengkak karena defrag ini, cukup dengan mematikan monitor kita, terutama yang masih pakai CRT. Proses defrag selesai dapat kita lihat dengan menggerak-gerakkan mouse tanpa perlu melihat ke monitor. Caranya lihat lampu indikator thinking ( biasanya warna merah ) pada CPU kamu. Jika ketika menggerakkan mouse lampu berkedip, berarti proses defrag sudah selesai. 5.Dan ini yang perlu diingat, JANGAN TERLALU SERING melakukan defagment. Tanya kenapa ??? ingat, proses ini berjalan dengan melakukan tataan ulang pada disk, yang memerlukan proses penghapusan dan penulisan berulang kali di mana disk lama-lama akan usang karena proses defrag ini. Yang wajar2 sajalah. Saya kasih tips, minimal sebulan sekali lakukan analyze terhadap disk kamu, untuk menentukan apakah sudah waktunya di defrag atau belum. Semoga tips defrag ini akan membantu kamu dalam menjalankan tugas-tugas yang berhubungan dengan komputer, dan tentunya hasilnya akan lebih optimal.

Mari berbagi:
  • Print
  • PDF
  • Facebook
  • RSS
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • Add to favorites
  • blogmarks
  • Diggita
  • email
  • Live
  • MySpace
  • Ping.fm
  • Socialogs
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Webnews.de
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • Share/Bookmark

No related posts.